Pages

1.10.2010

Jalan lintas pantai Batubara terbenahi

LIMAPULUH – Jalan dikampung Sudah Hotmix mendapatkan peningkatan ruas jalan dalam APBD. Ruas jalan desa itu sebelumnya mengalami kondisi kerusakan parah sulit dilalui karena rata-rata berlubang dan sudah terbilang tahunan dirasakan masyarakat. Demikian dikatakan Mawardi, salah seorang warga desa Simpangsianam desa kecamatan Limapuluh, kabupaten Batubara. ''Saya saja sering mendorong kereta (sepeda motor) karena mengalami bocor ban akibat melindasi serpihan batu jalan yang rusak. Belum lagi musim panas badan jalan menebarkan abu yang dapat menimbulkan batuk maupun penyakit saluran pernapasan,” katanya.

Sedangkan di musim penghujan, lanjutnya, jalan berair dan becek sulit dilalui. Namun fenomena ini sudah berlalu dan arus transportasi kini mulai lancar karena ruas jalan sudah diperbaiki dan ditingkatkan dari aspal biasa menjadi hotmix sepanjang hampir 1 km menuju Desa Pematangpanjang,'' ujar Mawardi yang sehari-harinya bekerja sebagai penarik ojek (RBT). Masyarakat menyambut gembira dengan dilakukannya peningkatan ruas jalan oleh Pemkab Batubara sebagai langkah mendukung roda perekonomian masyarakat. Ruas jalan Simpangsianam desa Guntung merupakan salah satu dibenahi dalam APBD 2009 karena dapat menghubungkan jalan lintas pantai desa Perupuk dan Gambus Laut, kecamatan Limapuluh yang direncanakan sebagai pusat pemerintahan kabupaten Batubara menghubungkan ke Jalinsum lewat dari Simpang Gambus. Begitu juga ruas jalan desa Perupuk sebagian telah dihotmix dan dibenahi bersamaan dengan jalan Manunggal desa Padang Genting dan Ujung Kubu, Suka Maju kecamatan Talawi dan Tanjungtiram yang bisa terus keluar ke Jalinsum Sei Balai dan Sei Bejangkar maupun ke jalan lintas pantai Air Joman dan Bagan Asahan Tanjungbalai. Pembenahan jalan darat pada kabupaten pemekaran dari Asahan itu sudah mulai menunjukan kemajuan dalam satu tahun kepemimpinan OK Arya Zulkarnain, sebagai Bupati Batubara yang berhasil dipilih rakyat melalui jalur independen pada Pilkada 2008 lalu dan masih mempunyai waktu panjang untuk mengisi berbagai sektor pembangunan di Batubara agar dapat sejajar dengan kabupaten lain di Sumut sebagaimana harapan bersama.

Read More......
Read more......

12.13.2009

Nasehat Imam Al-Ghazali

Ketahuılah:Sesungguhnya orang yang bodoh adalah orang yang memiliki penyakit hatinya. sedangkan ulama adalah dokter. Dokter yang kurang dalam ilmunya dan tidak luas pemahamannya terhadap displin ilmunya, tentu tidak bisa mengobati penyakit. Demikian seorang yang dianggap ulama, tapi tidak memiliki ilmu yang mumpuni, tentu tidak akan mampu memberikan perbaikan. Seorang ulama yang mumpuni hanya akan mau mengobati orang yang bodoh yang diharapkan bisa sembuh dari kebodohannya dan diharapkan bisa menerima perbaikan. Apabila penyakit yang diderita sudak lama dan kronis, yang menurut diagnosa dokter yang profesional sudah tidak ada harapan lagi untuk disembuhkan,maka ia tidak akan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat terhadap penderita. Ia yakin bahwa yang dia lakukan akan menghabiskan waktu saja dan tidak akan menghasilkan apa-apa. Sesungguhnya penyakit kebodohan itu empat macam.Satu yang dapat diobati dan selebihnya tidak bisa diobati walaupun dengan terapi yang intensif sekalipun. Yang tak dapat diobati adalah penyakit, ketika dia mengajukan pertanyaan dan memberikan nasihat, pertanyaan dan nasehatnya berasal dari rasa benci yang dimilikinya terhadap yang ditanya dan yang dinasehatinya. Jika dijawab semua pertanyaannya, walaupun dengan jawaban yang jelas, sistematis, argumen yang sahih, maka semuanya itu tidak akan memuaskan hatinya. bahkan hanya akan menambah kebencian, permusuhan serta kedengkian. Ketika berhadapan dengan orang yang memiliki type yang seperti ini, janganlah gusar. Karena pada dasarnya segala permusuhan bisa dilenyapkan, kecuali permusuhan orang yang memusuhi karena hati yang dengki.Maka hendaklah menghindarkan diri dari pertengkaran serta permusuhan yang seperti ini. Dan biarkanlah hidup berdamping dengan kejahilannya.Firman Allah:"Maka hendaklah engkau berpaling dari orang yang berpaling dari peringatan " Orang yang dengki dengan bentuk perkataan dan perbuatan, hanya akan menambah nyala api untuk membakar ilmunya. Sehingga ilmunya binasa dan dia tidak akan mendapatkan manfaat dari ilmu yang dimilikinya.Sabda Rasulullah:"Kedengkian hati akan memakan segala kebaikan seperti api yang membakar kayu bakar" Jenis yang kedua adalah penyakit yang timbul dari pikiran yang nyeleneh. Penyakit yang seperti ini pun sulit untuk diobati. Isa alaihissalam berkata: "Aku tidak kalah dari orang yang mampu menghidupkan orang yang mati. Tapi aku kalah terhadap orang yang pikirannya nyasar". Orang yang memiliki type ini adalah orany yang sungguh malas untuk belajar. Kalaupun mau belajar hanya dalam waktu yang singkat. Tidak serius dalam menuntut ilmu. Namun ia berani untuk berdebat dengan ulama yang betul-betul ihlas dengan ilmunya, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan ilmu, baik ilmu syar'i maupun ilmu lainnya. Orang yang berpikiran nyeleneh ini, beranggapan bahwa dirinya adalah orang yang sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan menganggap apa yang dia perolah adalah sesuatu yang luar biasa. Ia juga beranggapan ilmu yang dimilikinya adalah ilmu yang sulit dipahami oleh orang yang mumpuni ilmunya. Jika ia sendiri tidak bisa menakar dirinya, pertanyaan yang diajukannya pun timbul dari sumber pikiran yang nyeleneh semuanya.Seorang ulama tidak akan repot menghabiskan waktu untuk melayani pertanyaan-pertanyaan orang yang seperti ini. Disadur oleh Jafar dari : Ayyuhal walad
Read more......